Ini bukan fanfic buatan saya…ini ff nemu di kawaii-massu.livejournal.com^^ .
Dan kenapa saya post disini??? karena…. fanfic ini yg buat aq jadi suka sama JaeMin.hehe..
Judul : Posesif
Genre: fiksi ancur2an dah pokoknya!!!!! *semakin ancur*
Tokohnya : JaeMin
AN: Buat spaghettiholic yang spazz-nya udah memberiku ide untuk membuat fic ini… tapi maap versinya kebalik.. hihihi
“Changmin..” Si playboy cap ikan teri, Park Yoochun, mengembangkan senyum mautnya yang konon bisa bikin semua cewek satu sekolahan klepek-klepek pingsan pada saat yang bersamaan,
tapi sayangnya si playboy yang satu ini kelihatannya cuma tertarik sama satu makhluk kutu buku yang namanya baru ia sebut.
“Yo! Yoochun..” Dan orang yang disebut pun dengan santainya menganggap hal itu hal yang biasa.
Kok bisa dia hang out sama orang yang jelas-jelas kelihatan banget usaha pedekate-nya, dan dia sama sekali gak nyadar!!!
Akhirnya pensil Jaejoong patah satu.
**
“Changmin, bantuin bikin peer matematika-ku dunk!!” Yunho, temen sekelas mereka menghampiri Changmin yang lagi asyik dengerin musik di iPod barunya.
Dasar emang karena Changmin baik banget, makanya dia dengan rela melepas headset yang tadinya terpasang manis di kupingnya, dan masukkin tuh gadget balik ke tasnya, dengan senyumnya yang… uhhhh tak terkatakan manisnya, ngangguk sambil nanya mana bagian yang gak ngerti.
Duh!! Mereka akrab banget!! Terus.. apa-apaan tuh tangan pake pegang-pegang bahu segala!! Jaejoong ngomel di dalam hati dengan muka yang udah merah saking panasnya ngelihat adegan yang sebetulnya kalo dilihat dari kacamata orang yang sedang berpikir logis merupakan adegan dua orang lagi belajar bareng yang merupakan pemandangan yang normal terjadi di sekolah.
Kali ini ballpoint Jaejoong ujungnya hancur gara-gara dibentur-benturkan di atas meja kayak orang kesetanan.
**
Changmin menaikkan satu alisnya waktu dia buka tas sekolah Jaejoong, awalnya berniat meminjam buku catetan kimia Jaejoong soalnya dia gak ikut pelajaran gara-gara sibuk dengan urusan OSIS, tapi ada hal lain yang membuatnya bertanya-tanya adalah kenyataan bahwa isi tas Jaejoong sekarang penuh dengan onggokan lusinan barang yang mirip pensil patah, ballpoint rusak, robekkan kertas dlsb.
“Jae?”
“Hmm..” Jaejoong menyahut dari seberang tempat duduk Changmin di dalam kamarnya yang nyaman.
“Tas kamu kenapa berubah jadi tempat sampah gini sih? Terus ini apalagi kok banyak pensil patah. Abis kamu apain?” Changmin dengan lugunya bertanya.
Jaejoong cuma mengangkat bahu terus dia duduk di sebelah Changmin sambil ngambil tasnya dari tangan Changmin.
Dia masukkin tangannya kedalam tasnya terus ngeluarin satu pensil 2B yang patah.
“Yang ini gara-gara Yoochun pedekate sama kamu.”
Jaejoong masukin lagi tangannya ke dalam tas dan kali ini ngeluarin bolpen warna biru yang ujungnya udah hancur.
“Yang ini gara-gara Yunho naruh tangannya di bahu kamu waktu kamu ngajarin dia matematika.”
Jaejoong terus masukin tangannya ke dalam tasnya, terus mengeluarkan onggokan barang yang tidak berdosa satu per satu sambil menyebutkan alasan kenapa barang-barang itu bisa sampai rusak, dan rata-rata semuanya karena Changmin.
Changmin melongo, matanya yang besar tanpa berkedip menatap cowoknya yang tersenyum sedikit sinis dan… mengerikan…
Sampai akhirnya..
“dan yang ini..” Changmin menelan ludah dengan gugup ngelihat kilat di mata pacarnya yang bikin bulu kuduk dia meremang dari ujung kepala ampe ujung kaki, sekarang sedang ngeluarin hp flip yang notabene baru dibeli Jae dua bulan lalu patah jadi dua sampai memisahkan bagian layar dan keypad,
“gara-gara si Junsu dolphin meluk kamu habis melakukan tari kemenangan usai pertandingan bola hari ini. Selesai.”
Jaejoong meletakkan benda itu di tumpukkan mayat benda-benda tak bersalah lainnya yang berserakkan di atas lantai kamarnya. Terus dia senyum. Senyumnya manis, kelewat manis untuk ukuran orang yang Changmin tahu bakalan melampiaskan tantrum ke arahnya setiap saat.
“Jadi?” Changmin mengusap keringat yang mengucur di dahinya sambil mengantisipasi jawaban yang bakalan diberikan Jaejoong.
Jaejoong cuma bisa senyum semanis (baca semengerikan) mungkin ke arah Changmin terus melangkah ke tempat tidurnya dengan lagaknya yang cool dan sangat tenang.
“Bakalan lebih banyak lagi barang yang rusak kalo kamu bikin aku cemburu lagi.”
Mendengar jawaban Jaejoong, kali ini nafas Changmin tercekat di dalam tenggorokan. Dia mengedip berulang kali, mulut sedikit menganga, sambil membayangkan menampar mukanya sendiri karena sama sekali nggak sadar kalo ternyata pacarnya itu orang yang super posesif.
“Atau lebih buruk, nggak ada tuh namanya aku buatin bekal lagi buat kamu.” Jaejoong ngelanjutin dengan santai.
Mata Changmin melebar. Shock kayak orang baru lihat hantu. “NOOOOOOOOOOOOOOOOO.. Jae apa aja asal jangan yang itu!!” Jerit Changmin, dia membuat catatan di pikirannya supaya gak bikin Jaejoong cemburu di hari berikutnya apa pun alesannya.
—————————————-
——————-
*berjingkat-jingkat*
*ngintip dulu ah…*
*gimana yah…*
hihhihihihi….. kaburrrrrrr cari perlindungan ke tempat Yunho… hiakakakakakakaka!!!
Tags: fic indo
buat yunjae shipper,piss ya^^v
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar
Please leave a comment^^
Siapapun kamu, dari manapun asalmu,...Terima kasih telah berkunjung ke STARGATE,,,gomawo,arigatou,xie xie...
Harap memberikan komentar kalian dengan bahasa yang sopan. NO BASHING. hargai pendapat orang lain.