Baru sekarang nie punya waktu mengeluarkan unek2 soal masalah sensitif ini,tapi berhubung pandangan ini udah agak lama jadi ya ma’af aja kalo yg dibahas agak basi.cekidot!!
Malaysia bilang menggunakan budaya indonesia karena nenek moyangnya juga berasal dari Indonesia,jadi mereka merasa berhak atas budaya itu dan mereka hanya melestarikan budaya nenek moyang mereka. Di sisi lain mereka benar karena melestarikan budaya nenek moyang,tapi bukankah pemilik budaya itu bukan HANYA nenek moyang yang di malaysia melainkan milik kolektif,milik bangsa,milik nenek moyang banyak orang yang diciptakan untuk bangsa itu sendiri bukan Cuma yang ke Malaysia.
Jadi harusnya kalau mau menggunakan izin dulu dong..paling tidakmenyebutkan darimana asal budaya itu jangan asal klaim saja! Karena,satu kali lagi….budaya itu bukan milik seorang yang ke Malaysia,tapi milik kolektif darimana orang itu berasal,yaitu INDONESIA! Orang indonesia yang sudah turun-temurun di Suriname saja masih mengaku budaya yang dibawa merupakan budaya Indonesia kok. Kalau kalian orang Malaysia begitu menyukai dan ingin ikut melestarikan budaya Indonesia seperti TARI PENDET,LAGU RASA SAYANGE,BATIK,SATE,RENDANG,TEMPE,REOG,dll bilang saja. Gitu aja kok repot. Ingat! Bilang,minta izin! Dan jangan lupa sebutkan sumbernya,yaitu Indonesia. Karena semua itu adalah milik Indonesia. Jangan diakui milik sendiri,tapi hanya ikut berpartisipasi melestarikannya.
Artikel ini terinspirasi dari suatu forum debat yg aku lupa namanya,tapi yg jelas waktu baca komen2 orang2 Malaysia aku jadi terprovokasi gitu..dan ini merupakan jawabanku dari komen dari oseseorang di sana.
Sabtu, 16 Juli 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar
Please leave a comment^^
Siapapun kamu, dari manapun asalmu,...Terima kasih telah berkunjung ke STARGATE,,,gomawo,arigatou,xie xie...
Harap memberikan komentar kalian dengan bahasa yang sopan. NO BASHING. hargai pendapat orang lain.